Manchester City

Manchester City berhasil menjuarai Liga Primer Inggris 2017-2018 setelah bertanding dengan hasil skor imbang tanpa gol melawan Huddersfield Town di Etihad Stadium, Minggu (6/5/2018). Perayaan kemenangan itu pun dilakukan usai pertandingan dengan mengangkat trofi kemenangan. Mendapatkan trofi setelah laga membuat Manchester City memperoleh 94 angka dari 36 laga. Hal ini tentunya membuat pesta juara tersebut terasa agak hambar, pasalnya Manchester City belum berhasil memetik poin secara maksimal dan terpaksa menunda ambisi mereka untuk unggul dari Chelsea dan memecahkan rekor Liga Inggris. Awalnya mereka berusaha menarget jumlah kemenangan terbanyak yaitu 30 dengan 95 poin dan 103 gol. Sayangnya rekor tersebut masih dipegang oleh Chelsea.
Untungnya tim asuhan Pep Guardiola tersebut masih mempunyai 2 laga untuk bisa melampauinya. Saat ini, Manchester City bertahan dengan 30 poin positif ditambah 54 angka serta berhasil mencetak 102 gol.

Review Jalannya Pertandingan
Manchester City berhasil ditahan imbang habis-habisan oleh Huddersfield. Ambisi mereka untuk mencetak gol ke 103 memang sudah terlihat sejak awal pertandingan. Pasalnya Guardiola sudah menurunkan kekuatan terbaiknya untuk menjebol gawang lawan. Meski begitu, sang tuan rumah rupanya tetap kesulitan memberikan serangan yang berarti. Malahan Huddersfield yang mendapatkan peluang emas yang pertama lewat Aaron Mooy di menit ke-10 yang sayangnya belum berhasil menembus gawang lawan. Satu menit berikutnya, giliran Florent Hadergjonaj yang meluncurkan serangan dan tetap berakhir gagal.

Manchester City pun nampak tidak terima mendapatkan ancaman berulang-ulang. Mereka melakukan counter melalui Kevin De Bruyne yang memberikan tembakan jarah jauh setelah mendapatkan kesempatan yang diberikan Leroy Sane. Sayangnya usaha pemain asal Belgia tersebut belum membuahkan hasil yang diinginkan. Setelah itu, Huddersfield kembali mengancam meski usaha yang dilakukan oleh Alex Pritchard dan Chris Loewe sama sekali tidak ada yang berhasil. Memasuki babak kedua, kelihatan tempo pertandingan mulai berjalan lebih lambat. Jonas Lossl, kiper Huddersfield sempat menjatuhkan bola yang seharusnya memberikan kesempatan terbaik bagi The Citizens untuk membobol gawang lawan, sayangnya tidak ada pemain yang memanfaatkan peluang itu.

Kedua tim sama-sama bermain aman setelahnya, Manchester City kelihatan tidak terlalu berniat mengincar kemenangan setelah yakin meraih titel Liga Inggris. Sementara sang lawan, Huddersfield masih perlu menambah poin jika ingin menghindari zona degradasi. Tim tamu juga sebetulnya masih bisa memperoleh angka maksimal melalui Scott Malone pada injury time jika tidak digagalkan oleh Ederson.
Selang dua menit, Manchester City mendapatkan kesempatan terakhir untuk merayakan juara Liga Primer Inggris mereka dengan indah. Namun usaha yang dilakukan oleh Leroy Sane tetap gagal dan akhirnya hingga pertandingan usai, skor imbang 0-0 tetap bertahan. Pesta kemengan City tidak berbuah manis sebab mereka sama sekali tak mampu merayakannya dengan kemenangan melawan The Terriers. Pesta perayaan itu pun menjadi sedikit hambar. Meski begitu, sang pelatih, Pep Guardiola tetap mengatakan bahwa kemenangan mendapatkan trofi Liga Primer Inggris bersama Manchester City merupakan salah satu pencapaian terbesar di dalam karirnya.
“Ini adalah Liga Primer. Inggris itu spesial, persaingannya sulit, namun hari ini kami berhasil menyaksikannya (menjadi juara). Kami mendapatkan dan melakukannya,” ucap Guardiola.

Susunan pemain :
• Manchester City bermain dengan posisi 4-3-3: Ederson; Walker, Stones, Otamendi, Delph; Fernandinho, De Bruyne, David Silva; Sterling, Jesus, Sane
• Huddersfield Town bermain dengan posisi 5-4-1: Lossl, Smith, Jorgensen, Schindler, Kongolo, Lowe; Hadergjonaj, Hogg, Mooy, Pritchard; Mounie

By CS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *